Money

IHSG Dibuka Melemah, Investor Bersikap Wait and See Jelang Keputusan BI dan MSCI

Diperkirakan IHSG bergerak sideways cenderung melemah pada kisaran 6.100-6.350

Jakarta (KABARIN) - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Kamis bergerak melemah di tengah sikap wait and see pelaku pasar terhadap kebijakan suku bunga acuan Bank Indonesia (BI) serta pengumuman penyedia indeks global MSCI.

IHSG dibuka turun 28,85 poin atau 0,46 persen ke level 6.191,89. Sementara itu, indeks LQ45 melemah 5,28 poin atau 0,84 persen ke posisi 619,95.

Kepala Riset Phintraco Sekuritas Ratna Lim mengatakan IHSG diperkirakan bergerak sideways cenderung melemah pada rentang 6.100–6.350.

“Diperkirakan IHSG bergerak sideways cenderung melemah pada kisaran 6.100-6.350,” ujar Ratna dalam keterangannya di Jakarta, Kamis.

Dari dalam negeri, investor menanti hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia pada Kamis (18/6), serta sejumlah agenda penting seperti pengumuman MSCI Global Market Accessibility Review, rebalancing indeks FTSE, dan MSCI Annual Market Classification Review pada pekan depan.

Sementara dari global, pelaku pasar mencermati keputusan bank sentral Amerika Serikat (The Fed) yang mempertahankan suku bunga di kisaran 3,5–3,75 persen, meski sejumlah proyeksi menunjukkan potensi penyesuaian kebijakan pada 2026.

Kondisi tersebut memicu kenaikan imbal hasil obligasi pemerintah AS tenor 2 tahun sebesar 16 basis poin ke level 4,216 persen, mencerminkan ekspektasi kebijakan yang lebih ketat (hawkish).

Dari Eropa, bursa saham kompak menguat pada perdagangan Rabu (17/6), sementara Wall Street justru ditutup melemah di tengah kekhawatiran arah kebijakan suku bunga.

Adapun bursa saham Asia pagi ini bergerak variatif, dengan Nikkei Jepang menguat, sementara Shanghai dan Hang Seng melemah.

Pewarta: Muhammad Heriyanto
Editor: M. Hilal Eka Saputra Harahap
Copyright © KABARIN 2026
TAG: